• Ilmu Pasang Baterai •

Suatu sore, menjelang jamaah Asar. Saya melihat jam dinding yang sudah tidak jalan.
Hmmm… mungkin habis baterainya ini. Mirado, merk yang teruji awetnya. Jarang sekali ngadat–kecuali baterai habis.
“Nak, tolong ke kantor ya. Minta satu baterai jam ke Ustad di kantor,” saya memanggil salah satu santri yang sudah siap sholat berjamaah.
Sekonyong-konyong dia datang membawa sebutin baterai. Saya lantas mengambil jam tersebut. Melihat di baliknya, ternyata….
Oh, ternyata…Bukan baterai nya yang habis.Tapi, orang yang pasang baterai salah posisi. Mestinya untuk plus, dikasih min. Sebaliknya, harusnya untuk min dikasih plus.
“Beli 100 baterai baru juga, kalau pasangnya kebalik gini ya jamnya gak mungkin nyala,” batin saya.
Usai sholat jamaah Asar, saya memberikan kultum. Materinya: cara memasang baterai jam dinding.
Saya tidak mengajarkan mereka perbedaan min plus di baterai (biar jadi tugas guru elektro). Cukup perhatikan bagian yang mentul itu posisinya dimana.
Ini ilmu sederhana dan remeh.Yang ternyata, saya disadarkan hari ini bahwa tidak semua dari mereka mengerti caranya.
“Kalian semua (laki-laki) calon suami. Nanti kalau jam dinding habis baterai, yang benerin itu ya kalian. Masak gini aja minta bantuan Pak RT?! Apa gak malu sama istri?!” 🤣
Dengan kasus ini, saya jadi kepikiran akan memberikan materi ke santri-santri itu, cara membuat colokan kabel terminal, cara memasang lampu, dan lain sebagainya.
Ahad, 22 September 2024@mskholid #ppcahayaquran#smpcahayaquran #pondokbabat
