G
N
I
D
A
O
L

Belajar Tulang Jadi Makin Seru di SMP Cahaya Quran

Hari itu, kelas IPA terlihat berbeda dari biasanya. Di depan kelas, berdiri tegak sebuah kerangka tubuh manusia lengkap dari kepala sampai kaki. Suasana yang biasanya sunyi saat pelajaran, kini berubah jadi ramai penuh rasa ingin tahu.

“Ini adalah media pembelajaran baru kita, anak-anak. Mulai hari ini, kalian bisa belajar sistem rangka manusia langsung dari bentuk aslinya!” ucap Ustadzah Sholihatul Mardliyah sambil tersenyum.

Kerangka itu bukan tulang manusia sungguhan, melainkan replika edukatif yang didatangkan langsung oleh sekolah untuk menunjang pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Dengan media ini, siswa bisa melihat dan menyentuh langsung bagian-bagian tulang seperti tengkorak, tulang belakang, hingga ruas-ruas jari.

“Biasanya saya bingung kalau lihat gambar di buku. Tapi sekarang jadi lebih paham karena bisa melihat langsung susunan tulangnya,” ungkap Trisya, salah satu siswa kelas VIII dengan mata berbinar.

Langkah pengadaan kerangka ini digagas langsung oleh Kepala SMP Cahaya Quran, Ibu Yati Iqnail Farah, sebagai bagian dari penguatan fasilitas laboratorium sains.

“Kami ingin menciptakan suasana belajar yang hidup dan bermakna. Dengan alat bantu visual seperti ini, siswa akan lebih mudah menyerap materi dan merasakan keseruan belajar IPA,” tutur beliau.

Kini, setiap sesi IPA jadi momen yang ditunggu-tunggu. Tak hanya belajar dari buku, para siswa juga bisa berdiskusi, mengamati, bahkan menyusun kembali bagian-bagian tulang dalam bentuk permainan edukatif.

SMP Cahaya Quran tak hanya mendidik dengan hati, tapi juga terus berinovasi untuk masa depan generasi Qurani yang cerdas dan berkarakter.***